Delegasi Fakultas Kedokteran Indonesia Ikut KOADMEX 2026 dan Global Conference Medical Training Program di Daegu, Korea Selatan

  • Bagikan

DAEGU, RAKYATSULBAR.COM – Sejumlah perguruan tinggi terkemuka dari Indonesia (FK UNHAS, FK UNISMUH, FK UMI, FK UMJ, FK Muhammadiya Palangkaraya dan Purwekerto) berpartisipasi dalam Korea International Advanced Digital Medical Equipment & Medicine Expo (KOADMEX) 2026 yang dirangkaikan dengan Global Conference Medical Training Program for Overseas Healthcare Professionals and International Community Service (Health Education and Preventive Health Screening) di Daegu, Korea Selatan, pada tanggal 3–5 Juli 2026.

Kegiatan internasional ini mempertemukan akademisi, tenaga kesehatan, peneliti, rumah sakit, industri alat kesehatan, serta pemangku kepentingan bidang kesehatan dari berbagai negara. Melalui kolaborasi yang difasilitasi oleh K-Medi Hub Korea Selatan, forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring internasional, berbagi inovasi, serta mengembangkan kolaborasi dalam bidang pendidikan kedokteran, penelitian, pelayanan kesehatan, dan pengembangan teknologi medis berbasis digital.

Delegasi Indonesia terdiri atas pimpinan dan akademisi dari berbagai institusi pendidikan tinggi, antara lain Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia (Makassar), Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, serta Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Kehadiran para delegasi mencerminkan komitmen perguruan tinggi Indonesia dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan melalui kerja sama internasional.

Selama penyelenggaraan KOADMEX 2026, peserta memperoleh kesempatan untuk mengikuti pameran teknologi kesehatan terkini yang menampilkan berbagai inovasi di bidang peralatan medis digital, kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), robotika medis, sistem diagnosis berbasis digital, teknologi pencitraan medis, telemedicine, hingga solusi kesehatan berbasis data. Berbagai perusahaan teknologi kesehatan, institusi penelitian, dan organisasi kesehatan dari berbagai negara turut menampilkan inovasi yang mendukung transformasi layanan kesehatan global.

Selain mengikuti pameran internasional, delegasi juga berpartisipasi dalam Global Conference Medical Training Program for Overseas Healthcare Professionals, yang menghadirkan para pakar internasional untuk membahas perkembangan terbaru dalam pendidikan tenaga kesehatan, inovasi teknologi medis, penguatan sistem pelayanan kesehatan, serta peluang kolaborasi riset lintas negara. Forum ini menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan akademik sekaligus membangun kemitraan strategis antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan di tingkat internasional.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, para peserta juga mengikuti International Community Service yang berfokus pada Health Education and Preventive Health Screening. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi promotif dan preventif, sekaligus melaksanakan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit. Program tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis bukti ilmiah.

Partisipasi aktif delegasi Indonesia dalam kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama yang lebih luas, meliputi pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum internasional, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pengembangan inovasi teknologi kesehatan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Melalui keikutsertaan dalam KOADMEX 2026 dan Global Conference Medical Training Program, perguruan tinggi Indonesia semakin memperkuat eksistensinya di tingkat global sekaligus menunjukkan komitmen dalam mendukung transformasi pendidikan kedokteran, inovasi pelayanan kesehatan, dan pengembangan teknologi medis menuju sistem kesehatan yang lebih maju, berkualitas, dan berdaya saing internasional.

Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan akademik dan profesional antara Indonesia, Korea Selatan, dan berbagai negara peserta lainnya, sehingga diharapkan dapat menghasilkan kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat global.

  • Bagikan