MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Ramah Tamah Calon Wisudawan dan Wisudawati Periode Juli 2026 dalam suasana penuh kehangatan, rasa syukur, dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk melepas para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan sekaligus memberikan bekal moral sebelum memasuki dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada periode Juli 2026, Fakultas Psikologi UNM meluluskan 39 calon wisudawan, yang terdiri atas 31 lulusan Program Sarjana (S1) dan 8 lulusan Program Magister Sains (S2), dengan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,41.
Prestasi terbaik tingkat Program Sarjana diraih oleh Nurul Muhlisah, M., S.Psi., dengan IPK 3,67 (Cumlaude) dan masa studi 3 tahun 10 bulan. Sementara itu, lulusan terbaik Program Magister Sains diraih oleh Toni Nugraha Jamaluddin, S.Psi., M.Psi., dengan IPK 3,74 (Cumlaude) dan masa studi 2 tahun.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Psikologi UNM, Prof. Dr. H. Ahmad, S.Ag., S.Psi., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon wisudawan atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama menempuh pendidikan di Fakultas Psikologi UNM. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar akademik merupakan awal dari perjalanan panjang untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa lulusan psikologi tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan akademik, tetapi juga harus memiliki ketangguhan mental, karakter yang kuat, dan integritas yang tinggi.
“Jangan menjadi generasi strawberry yang tampak hebat tetapi mudah rapuh ketika menghadapi tantangan. Jadilah Diamond Generation—generasi berlian yang semakin bernilai karena ditempa oleh tekanan, tantangan, dan pengalaman hidup,” tegas Prof. Ahmad Razak.
Lebih lanjut, Dekan menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar memperoleh gelar dan selembar ijazah.
“Jangan meninggalkan kampus hanya membawa gelar dan secarik kertas ijazah. Tinggalkanlah kampus dengan membawa intelektualitas, gagasan, idealisme, kreativitas, kompetensi, integritas, karakter, serta akhlak yang mulia. Itulah bekal utama untuk menghadapi masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan generasi yang bukan hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki moralitas, empati, serta komitmen untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Negara ini sangat membutuhkan orang-orang yang cerdas sekaligus berintegritas, berkarakter, mampu bekerja sama, adaptif terhadap perubahan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Sebagai lulusan psikologi, jadilah agen perubahan yang mampu menghadirkan kesehatan mental, kedamaian, dan harapan bagi masyarakat,” tambahnya.
Prof. Ahmad juga mengajak para lulusan untuk terus belajar sepanjang hayat, meningkatkan kompetensi profesional, menjaga etika profesi, serta tidak pernah melupakan jasa kedua orang tua yang telah menjadi sumber doa dan pengorbanan selama proses pendidikan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan wisuda dan ramah tamah periode Juli 2026 memiliki makna yang sangat istimewa karena berlangsung bertepatan dengan Dies Natalis Universitas Negeri Makassar ke-65.
Menurutnya, usia 65 tahun merupakan perjalanan panjang yang mencerminkan komitmen UNM dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa.
Ia berharap para lulusan Fakultas Psikologi dapat menjadi bagian dari transformasi tersebut dengan terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas jejaring profesional, serta menjaga semangat belajar di tengah perubahan dunia yang semakin cepat. Sarjana psikologi harus tampil menjadi pilar utama dalam.pembangunan manusia.
“Wisuda bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk terus bertumbuh. Dunia kerja membutuhkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi dengan baik, dan terus belajar menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi,” ungkap Prof. Farida.
Ia juga mengajak seluruh lulusan untuk menjadi alumni yang membanggakan almamater melalui karya, prestasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Acara ramah tamah berlangsung dalam suasana hangat dan penuh haru. Para calon wisudawan didampingi oleh orang tua dan keluarga yang turut menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka menyelesaikan pendidikan tinggi. Momentum ini menjadi bentuk penghargaan atas perjuangan, doa, serta pengorbanan keluarga yang telah mengantarkan para lulusan hingga mencapai hari yang membanggakan.
Dengan semangat “65 Tahun Mengabdi: Tangguh, Inovatif, Berdampak bagi Negeri,” Fakultas Psikologi UNM berharap para lulusan mampu menjadi insan pembelajar sepanjang hayat, profesional yang berintegritas, serta “Diamond Generation” yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam karakter, luhur dalam akhlak, dan senantiasa memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.








