UNM Wisuda 1.065 Lulusan, 71,74 Persen Raih Predikat Cumlaude

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali mencetak lulusan baru dengan mewisuda sebanyak 1.065 mahasiswa pada Wisuda Periode Juli 2026 Tahun Akademik 2025/2026.

Prosesi yang menjadi wisuda kelima sepanjang 2026 itu juga dirangkaikan dengan peringatan Dies Natalis ke-65 UNM yang mengusung tema “65 Tahun Mengabdi: Tangguh, Inovatif, Berdampak bagi Negeri.”

Pada kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, menyampaikan bahwa wisuda kali ini diikuti 19 lulusan program doktor, 118 magister, 919 sarjana, dan sembilan lulusan diploma tiga. Dari total tersebut, sebanyak 764 wisudawan atau 71,74 persen berhasil meraih predikat cumlaude.

“Hingga wisuda hari ini, lulusan Universitas Negeri Makassar telah berjumlah 179.244 orang,” ujar Farida, Selasa (14/7/2026).

Ia menegaskan, momentum wisuda tidak sekadar menjadi seremoni akademik, tetapi juga menjadi bentuk pertanggungjawaban moral universitas kepada sivitas akademika, orang tua, masyarakat, dan pemerintah.

“Momentum wisuda bukan hanya perayaan akademik, tetapi juga ruang pertanggungjawaban moral pimpinan universitas kepada seluruh sivitas akademika, para orang tua, mitra, masyarakat, dan pemerintah,” katanya.

Farida juga memaparkan sejumlah capaian strategis UNM sepanjang 2026. Salah satunya adalah keberhasilan Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) meraih Akreditasi Unggul dari LAMDIK, disusul Program Doktor Administrasi Pendidikan dan Program Doktor Pendidikan Vokasi Keteknikan yang juga memperoleh predikat serupa.

UNM juga mulai mengimplementasikan Program Fast Track yang memungkinkan mahasiswa berprestasi menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister secara terintegrasi dalam waktu lima tahun.

Program tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa dengan IPK minimal 3,51 pada program studi terakreditasi unggul serta memperoleh keringanan biaya pendidikan sebesar 50 persen.

Di bidang penelitian, UNM mengalokasikan anggaran hingga Rp43 miliar untuk mendukung riset, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi internasional. Untuk pertama kalinya pula, kampus ini mendanai 20 program kolaborasi riset internasional dengan sejumlah perguruan tinggi ternama dunia.

Prestasi mahasiswa juga turut menjadi sorotan. Sejumlah mahasiswa UNM berhasil mengharumkan nama kampus melalui berbagai ajang nasional maupun internasional, mulai dari Global Youth Innovation Summit Singapore–Malaysia 2026, kompetisi UI/UX Design APBISDI, Pekan Ilmiah Nusantara, hingga ajang Duta Bahasa Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Mengakhiri sambutannya, Farida mengingatkan para lulusan bahwa wisuda merupakan awal dari perjalanan baru dalam kehidupan.

“Wisudawan tidak berhenti karena sudah memperoleh gelar, melainkan memulai babak baru sebagai pembelajar sejati,” ujarnya.

Ia juga mengajak para alumni untuk terus menjaga nama baik almamater dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kibarkanlah selalu panji-panji almamater Anda, Universitas Negeri Makassar. Tanamkanlah rasa memiliki serta pupuklah rasa bangga sebagai alumni Universitas Negeri Makassar,” pesannya.

Menutup pidatonya, Plt Rektor secara resmi melepas para lulusan dan menitipkan mereka kepada Ikatan Alumni UNM agar dibimbing dan diarahkan dalam memasuki dunia kerja. Ia juga berpesan agar seluruh alumni selalu menjaga nama baik dan menanamkan rasa bangga terhadap almamater dengan mengingat selalu motto perjuangan universitas: “Tetap Jaya dalam Tantangan”. (*)

  • Bagikan