GOWA, RAKYATSULBAR.COM – Kapolres Gowa, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman turun langsung ke jalan membagikan helm kepada sejumlah pengendara motor, sekaligus mengedukasi warga agar taat dalam berkendara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi simpatik yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Gowa dengan membagikan helm gratis kepada pengendara motor di dua titik, yakni di Jalan Beringin dan perempatan Jalan Usman Salengke, Selasa (14/4/2026).
Kapolres Gowa mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari terobosan kreatif bertajuk Polantas Mappatabe yang menyasar langsung masyarakat di jalan.
“Dua lokasi yakni di Jalan Beringin dan di perempatan Jalan Usman Salengke, dan di lokasi kedua ini sangat ramai kendaraan. Dengan terobosan kreatif kami yakni Polantas Mappatabe, kami membagikan helm gratis kepada para pengguna motor yang tidak menggunakan helm,” ujar Aldy.
Ia mengungkapkan, kegiatan tersebut tidak sekadar berbagi, tetapi juga bertujuan memberikan edukasi kepada pengendara agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.
“Tujuannya untuk memberikan edukasi agar para pengguna motor mematuhi aturan sebagaimana yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Dijelaskan, penggunaan helm merupakan hal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengendara. Utamanya dalam mengurangi fatalitas jika terjadi kecelakaan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 helm dibagikan kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm.
“Kami membagikan 150 helm yang mana helm ini bantuan dari Honda,” sebutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Aldy juga menyoroti masih banyaknya pengendara, khususnya anak di bawah umur, yang belum patuh menggunakan helm saat berkendara.
“Seperti kita lihat bersama, beberapa pengguna motor tidak pakai helm, terutama anak di bawah umur,” katanya.
Untuk menarik perhatian sekaligus memberikan pendekatan yang lebih humanis, petugas juga menghadirkan badut di lokasi kegiatan.
“Dengan mengedukasi terutama orang tuanya kita sampaikan, dan ada badut juga sehingga anak-anak tidak takut,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa penggunaan helm bukan semata karena takut kepada aparat, melainkan sebagai bentuk kesadaran pribadi demi keselamatan.
“Kami berikan edukasi ke orang tuanya bahwa penggunaan helm bukan karena takut dengan polisi, tapi untuk menumbuhkan rasa sadar dalam pribadi demi keselamatan pada saat berkendaraan,” tuturnya.
Salah satu pengendara, Riska, mengaku bersyukur mendapatkan helm gratis dari petugas. Ia mengakui sebelumnya anaknya tidak menggunakan helm saat berkendara.
“Memang tadi anak saya tidak pakai helm, tapi alhamdulillah dapat helm gratis,” katanya.
Riska berjanji ke depan akan lebih disiplin dalam menggunakan helm saat berkendara.
“Kedepannya harus pakai helm,” tandasnya. (*)








