MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro, berharap Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel yang akan digelar pada 2 Juni mendatang berlangsung aman dan nyaman. Harapan itu disampaikannya saat menerima panitia konferensi di ruang kerjanya, Selasa siang (15/4).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi oleh Direktur Intelijen, Direktur Operasi, Kepala Bidang Propam, perwakilan dari Direktur Reserse Kriminal, serta Kepala Bidang Humas Polda Sulsel.
Sementara itu, rombongan panitia dipimpin oleh Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat selaku Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh. Turut hadir Andi Pasamangi Wawo, Ronal Ngantung (Penasehat), Faisal Palapa, Amrullah Bagito (OC/SC), H. Rukman Nawawi (Bendahara), Rusly, dan H. Ilyas Nurdin (Panitia).
Kapolda mengapresiasi peran media terhadap institusi kepolisian, khususnya di lingkungan Polda Sulsel. Menurutnya, kerja sama yang saling mendukung dan dedikasi untuk meningkatkan pengetahuan dalam menjalankan profesi masing-masing telah menjadi sejarah panjang yang terjalin dengan baik bersama PWI.
Ia juga menyinggung soal pemberitaan atas kasus yang viral. Menurutnya, pers dapat menyajikan narasi yang menyejukkan berdasarkan hasil investigasi, tanpa perlu diminta sekalipun.
“Beritanya akan positif jika analisa dan intuisi wartawan mampu menemukan inti permasalahan,” ujar Kapolda.
Ia menambahkan, untuk menghasilkan wartawan yang mampu memberitakan seperti itu, diperlukan pengetahuan dan wawasan yang memadai. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Dewan Pers bersama PWI secara berkala. Hal itu ia sampaikan sambil menirukan prolog Zulkifli mengenai syarat seseorang menyandang profesi sebagai wartawan.
Di akhir pertemuan, Kapolda berpesan agar para wartawan dapat menjaga dan memelihara situasi yang aman dan nyaman selama pelaksanaan konferensi nanti. “Kami akan mendukung penuh pelaksanaan dan keamanannya,” tegasnya. (*)








