Balai POM Edukasi Bahaya Obat di SMKN 1 Rangas

  • Bagikan

MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM — Balai POM di Mamuju melaksanakan kegiatan Aksi Nasional Tolak Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu, Selasa (12/5/26).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 150 siswa SMKN 1 Rangas mendapat sosialisasi dan edukasi terkait bahaya penyalahgunaan obat-obatan tertentu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi nasional yang dilaksanakan serentak sepanjang Mei 2026 oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan POM sebagai langkah preventif dalam mencegah penyalahgunaan obat-obatan di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

Kepala SMKN 1 Rangas, Mahmud, menyampaikan apresiasi kepada Balai POM di Mamuju atas pelaksanaan edukasi tersebut di lingkungan sekolah.

Ia berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik agar memahami dampak buruk penyalahgunaan obat-obatan terhadap kesehatan dan masa depan.

“Kami berharap siswa-siswi dapat menyimak materi yang disampaikan sehingga mampu menjauhi penyalahgunaan obat-obatan dan menjaga masa depan mereka,” ujar Mahmud.

Sementara itu, Kepala Balai POM di Mamuju, Burham Sidobejo, mengungkapkan terdapat tiga jenis obat yang paling banyak disalahgunakan di Sulawesi Barat.

Ketiga obat tersebut yakni “Boje” atau Triheksifenidil, “Dodol” atau Tramadol, serta Dextromethorphan yang terkandung dalam Komix maupun obat batuk lainnya.

Menurut Burham, penyalahgunaan obat-obatan tertentu menjadi perhatian serius karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan fisik maupun mental, terutama bagi remaja usia sekolah.

Melalui kegiatan edukasi tersebut, Balai POM berharap para pelajar dapat lebih memahami risiko penyalahgunaan obat dan turut menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya. (*)

  • Bagikan