PAREPARE, RAKYATSULBAR.COM — Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Polres Parepare bersama aparat terpadu memperketat pengamanan proses pemberangkatan KM Dharma Rucitra VII tujuan Balikpapan, Kalimantan Timur, di Dermaga Pelabuhan Nusantara Parepare, Minggu, 24 Mei 2026.
Pengamanan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA itu dipusatkan di area keberangkatan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Nusantara Parepare, Jalan Andi Cammi, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung. Kehadiran aparat gabungan dilakukan untuk memastikan seluruh proses embarkasi berjalan aman, tertib, serta bebas dari potensi gangguan keamanan maupun masuknya barang ilegal melalui jalur laut.
Kegiatan tersebut dipimpin Ps KA SPKT I Polsek KPN Aiptu Yayat D, SH bersama unsur pengamanan terpadu yang terdiri dari personel Polsek KPN, KSOP/KPLP Pelabuhan Parepare, Karantina Pertanian Kelas I Cabang Parepare, serta personel keamanan PT Pelindo IV.
Selain melakukan pengawasan di area pelabuhan, aparat gabungan juga melaksanakan pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang dan kendaraan yang akan masuk ke dalam kapal. Pemeriksaan dilakukan secara ketat namun humanis sebagai langkah antisipasi terhadap penyelundupan barang ilegal maupun barang berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan pelayaran.
Manager Operasional PT Dharma Lautan Utama Budiono, Supervisor Pelabuhan Parepare Muh Yasin, Pa Jaga Pos KPLP Pelabuhan Ismail Husain, hingga Kepala Security PT Pelindo IV Haeruddin turut hadir dalam kegiatan pengamanan tersebut.
Data sementara mencatat sebanyak 171 penumpang diberangkatkan menggunakan KM Dharma Rucitra VII menuju Balikpapan. Selain penumpang, kapal juga mengangkut delapan unit kendaraan roda dua, tiga unit kendaraan roda empat, 19 unit kendaraan roda enam dan roda sepuluh, serta 25 unit tronton. Sementara muatan alat berat dilaporkan nihil.
Kapolsek KPN Polres Parepare Iptu Suardi menyebutkan bahwa pengawasan di kawasan pelabuhan terus ditingkatkan, terutama pada jadwal keberangkatan kapal penumpang dan logistik.
“Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan kawasan pelabuhan yang menjadi salah satu jalur vital mobilitas masyarakat dan distribusi barang. Selama proses pemberangkatan berlangsung, situasi di area Pelabuhan Nusantara Parepare terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aparat gabungan juga memastikan seluruh aktivitas penumpang berjalan lancar hingga kapal bertolak menuju Balikpapan, Kalimantan Timur “. Kata Suardi saat dihubungi.








