Lingling Raih Perak, Buka Peluang ke Pelatnas

  • Bagikan

MAMUJU, RAKYATSULBAR.COM – Atlet taekwondo Sulawesi Barat, Nurfadila yang akrab disapa Lingling, berhasil meraih medali perak pada ajang Campus League 2026 Grade B di Makassar, Jumat (23/10/2026). Prestasi tersebut sekaligus membuka peluang baginya untuk mengikuti tahapan seleksi menuju Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Mahasiswi semester lima Program Studi D3 Kebidanan Institut Kesehatan dan Bisnis (IKB) ST Fatimah Mamuju itu tampil di kategori kyorugi putri kelas under 46 kilogram. Ia menjadi satu-satunya atlet yang mewakili kampusnya dalam kejuaraan tersebut.

Lingling berhasil melaju hingga partai final sebelum menghadapi Sarah Maria, atlet Universitas Widyatama asal Jawa Barat yang disebut berstatus atlet Pelatnas Indonesia. Dalam pertandingan sengit tersebut, Lingling harus mengakui keunggulan lawannya dan membawa pulang medali perak.

Meski belum berhasil meraih medali emas, pencapaian tersebut menjadi modal penting bagi atlet asal Mamuju itu untuk melangkah ke kompetisi berikutnya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, kedua finalis memperoleh tiket menuju Tangerang untuk mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang diharapkan dapat membuka jalan menuju Pelatnas. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.

Berjuang di Tengah Keterbatasan

Perjalanan Lingling menuju prestasi tidak lepas dari berbagai tantangan, termasuk keterbatasan fasilitas latihan. Kondisi tersebut menuntutnya untuk tetap disiplin menjaga kebugaran, meningkatkan teknik, dan mematangkan strategi menghadapi persaingan di tingkat nasional.

Di sisi lain, Lingling juga harus membagi waktu antara pendidikan dan latihan. Sebagai mahasiswa kebidanan, ia berupaya menjalankan tanggung jawab akademik tanpa meninggalkan komitmennya sebagai atlet.

Lingling bukan sosok baru di dunia taekwondo Sulawesi Barat. Ia telah memiliki pengalaman mewakili daerah dalam berbagai kompetisi, termasuk di tingkat internasional.

Perjalanan pendidikannya dimulai dari TK A-Lbanna Korongana, SD Inpres Simboro, MTsN 1 Mamuju, hingga SMKN 1 Rangas. Kini, ia terus berusaha mengembangkan potensi diri di bidang olahraga sekaligus menyelesaikan pendidikan tinggi.

Butuh Dukungan Pembinaan

Keberhasilan Lingling menembus final Campus League 2026 menjadi bukti bahwa atlet daerah memiliki potensi untuk bersaing dengan atlet dari berbagai wilayah.

Namun, peluang menuju Pelatnas membutuhkan persiapan yang matang, pembinaan berkelanjutan, serta dukungan fasilitas yang memadai. Karena itu, perhatian dari pemerintah daerah, KONI Sulawesi Barat, perguruan tinggi, dan pihak terkait sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan atlet potensial.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu Lingling mempersiapkan diri menghadapi tahapan seleksi di Tangerang, sekaligus meningkatkan kemampuannya untuk bersaing pada level yang lebih tinggi.

Medali perak yang diraih Lingling bukanlah akhir dari perjuangan. Kesempatan menuju tahapan seleksi berikutnya menjadi tantangan baru untuk membuktikan kemampuan dan membawa nama Sulawesi Barat ke tingkat nasional.

Kini, konsistensi latihan, kesiapan fisik dan mental, serta dukungan pembinaan akan menjadi faktor penting dalam menentukan langkah Lingling selanjutnya menuju impian menembus Pelatnas. (*)

  • Bagikan