MAKASSAR, RAKYATSULSEL.CO – Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) terus berkomitmen menjaga wilayah Indonesia bebas dari penyebaran penyakit zoonosis (penyakit yang menular dari hewan ke manusia), salah satunya Rabies.
Langkah nyata ini terlihat saat petugas laboratorium Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) melakukan pengujian deteksi titer antibodi rabies terhadap sampel serum darah seekor kucing jenis British Short Hair.
Kucing ini rencananya akan dilalulintaskan oleh pemiliknya menuju Kota Bandung, Jawa Barat. Sesuai prosedur penjaminan kesehatan satwa, setiap Hewan Pembawa Rabies (HPR) seperti anjing dan kucing yang akan keluar dari Sulawesi Selatan wajib dinyatakan sehat dan memiliki kekebalan tubuh yang cukup terhadap virus Rabies.
Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, menegaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan benteng pertahanan kesehatan demi melindungi wilayah tujuan dari ancaman penyakit.
“Kami wajib memastikan bahwa setiap Hewan Pembawa Rabies atau HPR yang dilalulintaskan dari Sulawesi Selatan dalam kondisi yang benar-benar sehat. Melalui uji titer antibodi ini, kita bisa melihat secara ilmiah apakah hewan tersebut sudah memiliki antibodi yang protektif dan mampu menangkal penyakit Rabies,” ujarnya.
Proses pengujian sampel serum darah jenis British Short Hair ini dilakukan di laboratorium karantina dengan standar biosafety yang tinggi. Jika hasil laboratorium menunjukkan angka titer antibodi rabies berada di atas ambang batas protektif yang disyaratkan (minimal 0,5 IU/ml), maka Karantina Sulsel baru akan menerbitkan sertifikat kesehatan hewan (KH-1) sebagai syarat mutlak Coki untuk dapat terbang dengan aman menuju Kota Bandung.
Karantina Sulawesi Selatan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin membawa hewan kesayangan mereka bepergian antar-area untuk selalu patuh karantina, melaporkan kepada petugas, memastikan vaksinasi lengkap, dan mengikuti seluruh rangkaian pengujian yang diperlukan demi keamanan bersama. (Emi)








