KH. Amirullah Amri: Menyatukan Ilmu, Adab, dan Karya untuk Umat

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Di tengah derasnya arus modernisasi yang sering menjadikan gelar akademik sebagai tolok ukur utama kesuksesan, KH. Amirullah Amri hadir membawa pesan yang lebih mendasar: bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya ditentukan oleh tinggi rendahnya gelar, tetapi oleh adab yang menghiasi dirinya dan karya yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Sebagai salah satu mubalig yang berkiprah dalam Lembaga Dakwah (LADIM) IMMIM, Prof. (HC) Dr. K.H. Amirullah Amri, M.A. dikenal sebagai sosok pendidik, dai, dan pemikir yang konsisten mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pengembangan sumber daya manusia. Gagasan tersebut tercermin kuat dalam salah satu karyanya yang berjudul “Gelar Tinggi, Adab dan Karya Membumi.”

Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan inspiratif, melainkan refleksi mendalam tentang hakikat ilmu pengetahuan dan tanggung jawab moral seorang intelektual. Melalui berbagai kisah, pengalaman, dan renungan, KH. Amirullah Amri mengingatkan bahwa gelar akademik hanyalah simbol capaian pendidikan. Nilai sejati seseorang terletak pada akhlak, integritas, dan manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.

Menurut beliau, pendidikan tidak boleh berhenti pada pencapaian intelektual semata. Dalam tradisi keilmuan Islam, adab merupakan fondasi utama sebelum ilmu. Ilmu yang tidak melahirkan akhlak mulia hanya akan menjadi kebanggaan pribadi, sedangkan ilmu yang disertai adab akan menjadi cahaya yang menerangi kehidupan umat.

Perjalanan akademik dan pengalaman panjang beliau di dunia pendidikan hingga meraih gelar doktoral dijadikan sarana untuk menegaskan bahwa setiap capaian ilmu adalah amanah. Gelar bukanlah garis akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk mengabdi lebih luas kepada masyarakat, bangsa, dan agama.

Sebagai mubalig LADIM IMMIM, KH. Amirullah Amri senantiasa mendorong lahirnya generasi Muslim yang unggul dalam ilmu, luhur dalam akhlak, dan produktif dalam berkarya. Dakwah yang beliau bangun tidak hanya mengajak umat memahami ajaran Islam secara normatif, tetapi juga mendorong implementasinya dalam kehidupan nyata melalui pendidikan, pengabdian sosial, dan pembangunan peradaban.

Pemikiran dan keteladanan KH. Amirullah Amri menjadi inspirasi bahwa keberhasilan sejati bukanlah sekadar memiliki gelar yang tinggi, tetapi mampu menghadirkan adab yang mulia dan karya yang membumi demi kemaslahatan umat.

  • Bagikan