Jamin Kualitas Produk Ekspor, Karantina Sulsel Kawal Pengiriman Ikan Segar ke Arab Saudi

  • Bagikan

MAKASSAR, RAKYATSULBAR.COM – Pasar Timur Tengah kembali menjadi tujuan komoditas perikanan asal Sulawesi Selatan. Sebanyak 2.350 kilogram atau 2,35 ton ikan segar yang dikemas dalam 63 boks menjalani pemeriksaan karantina sebelum diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas karantina ikan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) sebagai bagian dari tindakan karantina terhadap komoditas perikanan yang akan diekspor.

Pengiriman kali ini terdiri atas lima jenis ikan segar, yakni Fresh Coral Trout Fish, Fresh Grouper Fish, Fresh Parrot Fish, Fresh Moontail Fish dan Fresh King Fish. Keragaman komoditas tersebut menunjukkan potensi produk perikanan Sulawesi Selatan untuk menjangkau kebutuhan pasar internasional, termasuk kawasan Timur Tengah.

Sebelum diberangkatkan, petugas Karantina melakukan pemeriksaan untuk memastikan kesesuaian jenis dan jumlah komoditas, kondisi fisik dan kemasan produk serta kelengkapan dokumen dan pemenuhan persyaratan yang ditetapkan negara tujuan.

Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, mengatakan setiap peluang pasar ekspor perlu diikuti dengan konsistensi dalam memenuhi persyaratan negara tujuan. Hal tersebut penting untuk menjaga kelancaran pengiriman sekaligus mempertahankan kepercayaan terhadap komoditas produk perikanan asal Sulawesi Selatan.

“Arab Saudi menjadi salah satu tujuan bagi komoditas produk perikanan Sulawesi Selatan di kawasan Timur Tengah. Peluang pasar seperti ini harus kita jaga. Karantina memastikan setiap pengiriman memenuhi persyaratan yang ditetapkan negara tujuan sehingga komoditas perikanan kita dapat diterima dengan baik,” ujar Sitti Chadidjah.

Menurutnya, Karantina juga terus mendorong pelaku usaha untuk memahami persyaratan ekspor sejak awal. Dengan kesiapan dokumen dan komoditas yang memenuhi persyaratan ekspor, proses pemeriksaan dan sertifikasi dapat berlangsung lebih efektif sehingga mendukung kelancaran ekspor.

“Potensi perikanan Sulawesi Selatan sangat besar. Kita berharap tidak hanya pasar yang sudah ada yang dapat dipertahankan, tetapi juga semakin banyak peluang pasar yang bisa dijangkau. Kuncinya adalah menjaga konsistensi pemenuhan persyaratan serta kualitas dan mutu produk setiap pengiriman,” tambahnya.

Pemeriksaan terhadap 2,35 ton ikan segar tersebut menjadi bagian dari upaya Karantina Sulawesi Selatan dalam mengawal komoditas ekspor sebelum meninggalkan daerah asal.

Dengan pemenuhan persyaratan yang konsisten, komoditas perikanan Sulawesi Selatan diharapkan semakin mendapat tempat di pasar Timur Tengah maupun pasar global lainnya.

  • Bagikan